Berita

Gus Sholah

Gus Sholah Mengundurkan Diri dari KBPI

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 08:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tokoh Nahdlatul Ulama Salahuddin Wahid mengundurkan diri dari Komunike Bersama Peduli Indonesia (KBPI), sebuah wadah yang menantang sejumlah tokoh yang layak untuk maju di pemilihan presiden. Adik kandung Gus Dur yang akrab disapa Gus Sholah itu mundur karena merasa tidak enak dengan teman-temannya di Konvensi Rakyat.

"Gus Sholah mengundurkan diri, tidak ikut tanda tangan," jelas salah seorang penggagas KBPI, Prof. Hamdi Muluk kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 13/2).

Namun, Hamdi Muluk tetap mencatat Gus Sholah sebagai salah seorang yang merumuskan KBPI, bersama tiga tokoh lainnya. Yaitu, pendiri CSIS, Jusuf Wanandi; peneliti LIPI Ikrar Nusa Bakti; dan Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta, Komaruddin Hidayat.


Hamdi Muluk menjelaskan, KBPI dan Konvensi Rakyat punya semangat yang sama. Yaitu, mendorong-dorong figur-figur terbaik yang selama ini belum dikenal publik untuk maju di pemilihan presiden mendatang. Karena itu, KBPI dan Konvensi Rakyat akan bersinergi.

"Saya dengar juga akan ada Komunike lainnya. Saya senang. Semangat banyak, akan semakin banyak pilihan. Kita tidak bicara saingan," jelas Gurubesar Psikologi Politik UI ini.

Dia menambahkan, KBPI ini juga bersifat terbuka. Bahkan mengundang tokoh-tokoh lain bergabung. "Kita terbuka. Supaya ini menjadi gerakan sosial yang luas. Kemarin Alexander Ley (pengacara muda) ikut bergabung," tandasnya.

Kemarin, KBPI sudah merilis 19 nama yang dianggap layak tampil di Pemilu 2014 mendatang. Yaitu, Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), Suyoto (Bupati Bojonegoro) dan Rustriningsih (mantan Wagub Jawa Tengah). Mereka dari kalangan dari birokrat atau kepala daerah.

Sementara dari kelompok penggiat sosial adalah Jusuf Kalla (mantan Wapres), Tri Mumpuni (wirausaha sosial) dan Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum PP muslimat NU). Dari intelektual ada dua akademisi UI Imam B. Prasojo dan Faisal Basri serta pakar bidang teknologi informasi Onno Widodo Purbo.

Selain dari unsur kepala daerah, aktivis sosial, dan intelektual, KBPI juga menjaring dari kelompok pengusaha. Mereka adalah Dr Taher (Bos Mayapada), Agung Prasetyo (CEO Kompas Gramedia), Chairul Tanjung (Trans Group), Sri Mulyani (World Bank), Ignatius Jonan (PT KAI), Emirsyah Sattar (Garuda Indonesia), Sudhamex (Garuda Food) dan Beti Alisyahbana (IBM Asia Pasifik).

Sementara Konvensi Rakyat diikuti tujuh tokoh. Yaitu, Menteri Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli; Ketua Dewan Syuro PBB, Yusril Ihza Mahendra; Rektor Universitas Islam Eropa, Sofjan Siregar; Bupati Kutai Timur, Isran Noor; aktivis senior, Tony Ardi; pengusaha, Ricky Sutanto; dan tokoh perempuan Anni Iwasaki. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya