Berita

Airin Rachmi Diany/net

Hukum

Walikota Tangsel Tutup Rapat Materi Pemeriksaan

SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 21:49 WIB | LAPORAN:

. Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany tertutup soal materi pemeriksaan yang dilontarkan penyidik selama dirinya berada dalam ruang pemeriksaan. Adapun Airin hari ini (Selasa, 11/2) menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai saksi perkara dugaan korupsi dalam pengadaan Alat Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Banten dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah.

Pemeriksaan Airin adalah kali pertama dalam perkara ini. Istri tersangka suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardhana (Wawan) itu dicecar penyidik selama hampir 11 jam.

"Hari ini saya dipanggil sebagai saksi dari Ibu Atut untuk kasus Alkes Banten dan untuk prosesnya mungkin nanti bisa ditanya ke penyidik," kata dia sambil tersenyum di tangga depan lobi utama Kantor KPK, Jakarta.


Setelah mengatakan itu, Airin kemudian berjalan. Hujanan pertanyaan yang dilontarkan awak media tak diindahkannya. Wanita berkerudung itu lalu memasuki Toyota Innova berplat nomor B 1043 NKO dan berlalu meninggalkan markas Abraham Samad Cs.

"Makasih ya," singkat dia.

Terkait Alkes Banten, wakil ketua KPK Zulkarnain mengatakan bahwa ada tiga modus korupsi dalam pengadaan Alkes Banten, yakni penggelembungan harga perkiraan sementara, kemudian proses pengadaan yang tidak sesuai dengan prosedur, dan juga dalam penggunaan anggaran.

Dalam kasus ini Atut dan Wawan dijerat dengan pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Berdasarkan pasal yang disangkakan, mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan atau melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama yang mengakibatkan kerugian negara.[sam]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya