Berita

Hukum

Hampir Enam Jam Akil Diperiksa BNN di Kantor KPK

SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 19:05 WIB | LAPORAN:

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memeriksa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan lanjutan terkait temuan narkoba di laci meja kerja Akil di Gedung MK.

"Pemeriksaan materi lanjutan terkait dengan perbuatan dan sejumlah temuannya. Materi masih terkait narkoba (Akil Mochtar)," ujar salah satu penyidik BNN, Slamet Pribadi, di gedung KPK, Jakarta (Selasa, 11/2).

Pemeriksaan Akil Mochtar sendiri dilakukan di kantor KPK sejak pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB. Terkait pemeriksaan ini, Juru Bicara KPK, Johan Budi membenarkannya.


"Benar ada pemeriksaan terhadap Akil Mochtar. Tadi diinfokan bahwa ada penyidik BNN (untuk pemeriksaan)," ucapnya.

Sebelumnya, tim penyidik KPK menemukan tiga linting ganja utuh dan satu linting ganja yang sudah setengah terpakai, dua butir pil berwarna hijau dan ungu yang mengandung methamphetamine, saat menggeledah ruang kerja Akil di MK. Akil telah ditetapkan menjadi tersangka terkait temuan tersebut.

Saat ditanyakan soal kelengkapan berkas kasus dugaan kepemilikan dan penggunaan narkoba ini, Slamet mengatakan belum lengkap.

"Belum ada pelimpahan ke penuntutan," tandasnya. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya