Berita

RUHUT SITOMPUL/NET

Hukum

Boni Hargens: Ruhut Sitompul Sebentar Lagi Tersangka

JUMAT, 07 FEBRUARI 2014 | 14:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Boni Hargens yakin politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul akan menjadi tersangka di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan diskriminasi ras dan etnis.

"Status RS (Ruhut Sitompul) di Kepolisian sudah tahap penyidikan. Artinya, di depan mata RS akan menjadi tersangka," ujar Boni kepada redaksi sesaat lalu, Jumat (7/2).

Jelas pengamat politik dari Universitas Indonesia ini, pihak Polda Metro Jaya saat ini sedang menunggu surat izin pemeriksaan dari pihak DPR RI, mengingat Ruhut adalah Anggota Komisi III DPR RI.


Boni sendiri sebagai pengadu mengaku sudah dua kali diperiksa, pertama dalam tahap penyelidikan dan kedua kemarin dalam tahap penyidikan. Dalam pemeriksaan itu, Boni menyerahkan bukti percakapan dirinya dengan Ruhut, yang diduga Ruhut melakukan tindakan diskriminasi ras dan etnis dengan melanggar UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Dari proses pemeriksaan itu, Ia yakin Ruhut dalam waktu dekat akan ditetapkan menjadi tersangka.

"Saya yakin Ruhut jadi tersangka. Karena kepolisisan dalam suratnya menyebut bukti awal sudah cukup," tandas Boni.

Sebelumnya Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens merasa terhina oleh Jurubicara Demokrat Ruhut Sitompul saat acara diskusi membahas mengenai kasus korupsi Hambalang dan Bu Pur di sebuah televisi nasional beberapa waktu lalu. Saat itu Boni kebagian untuk menjelaskan perkara tersebut. Akan tetapi, Ruhut Sitompul tiba-tiba emosi dan kehilangan kontrol saat dirinya dimintai tanggapan soal kasus Hambalang dan Bu Pur. Ruhut menyebut Boni adalah orang kulit hitam yang harus dilawan. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya