Berita

Suryadharma Ali/net

Hukum

Terbuka Peluang KPK Panggil Suryadharma Ali

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 20:26 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan terkait pengelolan dana haji tahun anggaran 2012-2013 di Kementerian Agama. Sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Khusus untuk hari ini (Kamis, 6/2), eks Anggota Komisi VIII, Jazuli Juwaini yang dimintai keterangan terkait penyelidikan yang dilakukan di Kementerian pimpinan Suryadharma Ali tersebut.

Jurubicara KPK Johan Budi mengatakan pihaknya masih akan terus memintai keterangan dari orang-orang yang diduga berkaitan dengan penyelidikan itu. Tak terkecuali, orang nomor satu di Kementerian itu, Suryadharma Ali.

"Sepanjang diperlukan dalam proses penyelidikan ini (Menag Suryadhrama Ali) bisa saja dimintai keterangan, tapi sejauh ini belum," kata Johan di kantornya, Jakarta, Kamis (6/2).


Menurut Johan, ditingkatkannya pengelolan dana haji menjadi penyelidikan atas laporan masyarakat yang telah diproses di Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK. Selain itu, KPK juga telah melakukan kajian soal dana haji sekitar tahun 2010. Sejumlah kajian mengenai haji juga telah diserahkan KPK ke Kemenag. Salah satu rekomendasi yakni, pendaftar haji tidak perlu menyetor uang, tetapi hanya mendaftar saja.

"Penyelidikan ini berdasarkan laporan yang masuk dan hasil pulbaket. Laporan di dumasnya sejak tahun lalu (tahun 2013), tapi lidiknya tahun ini (tahun 2014)," terang Johan.

Karenanya, Johan membantah jika penyelidikan tersebut dilakukan lantaran saat ini adalah tahun politik. "Emang KPK tak boleh menyelidiki kasus di tahun politik?" terangnya.

Lebih jauh Johan menerangkan bahwa pengelolan dana haji berada dalam naungan Direktorat Jendral Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag yang dikomandoi Anggito Abimanyu.

"Soal haji itu ada dibawah naungan ditjen haji, nanti coba di cek di situs, siapa yang bertanggung jawab," terang Johan.

Dalam penyelidikan dana haji, KPK telah memanggil sejumlah pihak. Diantaranya dua legisltor yakni politikus asal PPP, Hasril Azwar dan politikus asal PKS, Jazauli Juaini. Menyoal pemanggilan legislator tersebut, Johan mengaku belum mengetahui kaitan mereka dipanggil.

Saat disinggung pemanggilan legislator itu terkait persoalan kebijakan soal Haji pada naungan komisi yang mengurusi bidang keagamaan alias Komisi VIII, Johan mengaku tak mengetahuinya.

"Saya nggak tahu soal itu," tandasnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya