Berita

Petani Profesi Terhormat yang Bisa Menghidupi Keluarga

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Peserta Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, Hayono Isman menggulirkan program petani muda melalui ekonomi gotong royong berlandaskan Pancasila. Dia mengatakan, akan menyelesaikan bagian hulunya dengan mengajak kaum muda untuk menjadi petani.

Dalam pernyataannya, (Kamis, 6/2), Hayono mengaku pernah berbincang dengan sejumlah mahasiswa di daerah untuk membicarakan soal profesi petani. Para mahasiswa tersebut enggan menjadi petani karena dinilai sebagai profesi yang tidak terhormat dan menjanjikan.Karena mereka menganggap petani sulit menjadi kaya.

Namun, Hayono meyakinkan kaum muda mampu mengembangkan profesi petani sebagai pekerjaan terhormat yang dapat menghidupi keluarga.


Ia bercerita bertemu sejumlah pemuda pada suatu daerah di Indonesia yang memiliki tingkat kemiskinan mencapai 30 persen.Kemudian, pemuda tersebut mampu mengoptimalkan peran distribusi dengan menghilangkan tengkulak.

"Sehingga mampu menekan angka kemiskinan hampir mencapai 0 persen," ungkap Ketua Umum Perajin Tahu Tempe tersebut.

Selain itu, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu menjelaskan pemerintah Indonesia perlu menghilangkan ketergantungan komoditas pangan impor guna meningkatkan kesejahteraan petani domestik.

Lebih lanjut, Hayono menyatakan ketahanan pangan melalui importir akan berdampak terhadap penghasilan petani di Indonesia.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu menambahkan optimalisasi sektor pertanian harus didukung infrastruktur jalan yang memadai.Kerusakan insfrastruktur jalan akan berdampak terhadap distribusi bahan pangan sehingga harga kebutuhan akan meningkat. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya