Berita

lalu mara/net

Politik

Lalu Mara Akan Laporkan Penyebar Fitnah Lewat SMS Berantai ke Polisi

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 18:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ada saja cara-cara yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menyudutkan dan memfitnah orang. Terlebih-lebih menjelang pemilihan umum yang kian dekat ini.

Kini, salah satu korban fitnah dan kampanye hitam itu adalah Wasekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satriawangsa. Caranya dengan mengirim pesan berantai yang berisi bagi-bagi pulsa.

Berikut pesan berantai melalui SMS dari nomor 082997797404 itu: Calon DPR RI dapil NTB dr partai golkar bpkDrs H.lalu mara satria wangsa Mh  No urut.2 bagi pulsa karena lagi syukuran hari kbranianx mencalonkan diri sebagai DPR RI bekerja sama dengan oprator lanjutkan sms ini ke 10 orang maka pulsa anda terisi 150.000,ini benar aku dah ngirim 10.aku cek pulz terisi 150.000.


Kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 6/2), Lalu Mara memastikan bahwa ia tidak pernah mengirim SMS berantai yang menjanjikan pulsa. Ia pun menilai cara ini adalah upaya pembunuhan karakter yang dilakukan oleh seseorang yang tidak bertanggungjawab yang tujuannya jelas.

"Tujuannya yaitu membangun opini yang tidak baik terhadap saya selaku caleg dan Wasekjen Partai Golkar," ungkap Lalu Mara penuh keyakinan.

Selain meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai SMS tersebut, Lalu Mara pun akan mengadukan masalah ini ke polisi agar segera diusut tuntas hingga pelakunya tertangkap dan diproses secara hukum yang berlaku. Lalu Mara akan melaporkan hal ini ke Polda NTB karena pesan tersebut beredar di NTB, dan juga akan melaporkan ke Polda Metro Jaya karena curiga nomor tersebut berasal dari Jakarta.

"Saya juga akan minta provider atau operator telepon melakukan penertiban atas SMS berantai tersebut," demikian Lalu Mara. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya