Berita

Chairun Nisa/net

Hukum

Menang di MK, Hambit Janji Suara di Gunung Mas untuk Nisa

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Ketua DPD Golkar Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Rusliansyah membeberkan adanya perjanjian antara calon bupati incumbent Kabupaten Gunung Mas, Hambit Bintih dan anggota DPR RI Fraksi Golkar, Chairun Nisa jika berhasil mempertahankan kemenangan Hambit di Mahkamah Konstitusi (MK).

Nisa sendiri berperan menjadi penghubung Hambit ke Akil Mochtar yang kala itu menjabat sebagai Ketua MK. Hambit minta tolong agar perkara gugatan sengketa pilkada Gunung Mas yang diajukan oleh lawannya ditolak MK.

Menurut Rusliansyah, Hambit menjanjikan suara di dapil Kabupaten Gunung Mas kepada Nisa agar bisa menjadi anggota DPR RI di periode 2014-2019. Rusliansyah menyatakan itu setelah ditanya oleh kuasa hukum Chairun Nisa, Soesilo Aribowo.


"Apa benar kalau Pak Hambit terpilih akan memberi suaranya ke Ibu Chairun Nisa?," tanya Soesilo dalam sidang perkara suap sengketa Pilkada Gunung Mas yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/2).

Rusliansyah membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Hambit pernah menjanjikan hal itu.

"Ya nantilah kita bantu, keluarga-keluarga kita di Gunung Mas untuk suara ibu," kata Rusliansyah menirukan ucapan Hambit.

Kendati begitu, ternyata Rusliansyah juga ikut menjanjikan Nisa seperti apa yang dilakukan Hambit. Hal itu, terungkap dari sadapan SMS Rusliansyah kepada Nisa yang dimiliki oleh Jaksa KPK.

"Assalamualaikum. Bu kalau ini sukses, suara DPR RI akan dibantu oleh Pak Hambit," kata salah seorang Jaksa KPK saat membacakan SMS Rusliansyah ke Nisa.

Rusliansyah membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi oleh Jaksa KPK.

"PDIP kan dominan di sana. Imbal baliknya kalau dibantu ya balik bantu," terang Rusli.

Chairun Nisa sendiri dalam sidang sebelumnya sudah pernah menyatakan bahwa dia membantu Hambit karena diminta oleh Rusliansyah. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya