Berita

PKB Usung Spirit Gus Dur, Alasan Caleg Tionghoa Bergabung

RABU, 05 FEBRUARI 2014 | 09:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga keturunan Tionghoa yang ingin terjun ke dunia politik dinilai tepat bila menggunakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai kendaraan.

"Sangat pas orang Tionghoa berjuang dari PKB," kata caleg PKB, Edi Setiawan, ketika bertandang ke Redaksi Rakyat Merdeka Online di Gedung Graha Pena, Jakarta, kemarin.

Alasannya, menurut Edi yang juga merupakan warga keturunan Tionghoa ini, PKB tak bisa dilepaskan dari sosok pendirinya, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.


Gus Dur sendiri sangat berjasa bagi warga Tionghoa, terutama ketika mencabut Inpres 14/1967 tentang Pembatassan Agama Kepercayaan dan Adat Istiadat China ketika menjadi Presiden. Selain itu, Gus Dur dan PKB rutin menggelar Imlek bersama warga Tionghoa.

"Spirit awal Gus Dur jelas. PKB didirikan NU tapi diperuntukan untuk Indonesia," jelasnya.

Sekalipun saat ini dipimpin Muhaimin Iskandar, PKB masih membawa nilai-nilai serta ajaran Gus Dur. "Saya melihat apa yang diajarkan Gus Dur dan apa yang diperjuangkannya selama masih dijalankan PKB, saya pikir sama. Saya ingin meneruskannya," tandasnya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya