Berita

jokowi-puan/net

Pesan untuk PDIP Bila Menduetkan Jokowi-Puan: Jangan Nilai Diri Melebihi Harga Kurs!

RABU, 05 FEBRUARI 2014 | 08:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Boleh-boleh saja bila ada orang DPP PDI Perjuangan, seperti  Olly Dondokambey, mawacanakan untuk menduetkan Jokowi dengan Puan Maharani. Namun skenario ini dimungkinkan bila PDI Perjuangan meraih 70 persen suara di pemilihan legislatif.

"Menang 70 persen ditafsirkan secara poltik kenegaraan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia  memang telah menyerahkan kepercayaan sepenuhnya pada PDI Perjuangan untuk menjalankan pemerintahan sendiri," kata salah seorang inisiator Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Pro-Jokowi, Fahmi Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 5/2).

Bila tidak sampai 70 persen kemenangan PDI Perjuangan, lanjut Fahmi, berarti pemilih berpesan kepada PDI Perjuangan untuk menjalin komunikasi dengan elemen politik lainnya. Pesan itu juga menunjukkan bahwa PDI Perjuangan harus bersama-sama dengan elemen lainnya untuk menjalankan pemerintahan sesuai harapan dan cita-cita founding father bangsa ini.


"Sebaiknya mimpi di siang bolong ini jangan terlalu dipaksakan karena menyangkut mengurus 220 juta rakyat Indonesia yang sedang terpuruk karena azab korupsi yang luar biasa," ujar aktivis UI 98 ini.
 
Fahmi pun menyarankan sebaiknya PDI Perjuangan fokus dulu mencapreskan Jokowi saja sesuai harapan publik yang begitu tinggi agar bisa menang telak 70 persen itu. Dan bila demikian, maka skenario Jokowi-Puan dapat terwujud tanpa ada sinisme dari publik dan rakyat.

"Dalam pesan orang tua kita dahulu dalam menjalankan kehidupan janganlah kita menilai diri kita melebihi harga kurs. Tak elok itu," demikian Fahmi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya