Berita

Gita Wirjawan Kejar Orang yang Menghembuskan Isu Impor Beras Ilegal

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 21:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Temuan Kementerian Perdagangan mengenai isu membanjirnya impor beras ilegal dari Vietnam di pasar-pasar Indonesia disambut baik Gita Wirjawan, yang pada Jumat lalu sudah menyatakan mundur dari kursi Mendag.

"Saya dapat laporan bahwa beras yang beredar itu tipe beras premium, bukan medium sebagaimana diberitakan kemarin. Beras premius itu sepadan dengan ijin impor yang dikeluarkan sesuai rekomendasi Kementerian Pertanian," ucap Gita.

Gita menegaskan hal tersebut  saat berkunjung ke kantor PWI Kalimantan Tengah di sela-sela acara pengukuhan pengurus DPD Barisan Indonesia (Barindo), Kalimantan Tengah, (Senin, 3/2).


Karena itu, Ketua Umum DPP Barindo ini berharap media dan masyarakat bisa menyikapi secara fair temuan tersebut.

"Namun catat, ini tidak akan berhenti sampai ini. Saya akan cari siapa otak di balik berhembusnya isu miring kemarin. Publik berhak mendapat informasi yang benar, bukan kebohongan," tandas Gita yang didampingi Sekjen DPP Barindo Fajar Riza Ul Haq.

Dalam jumpa pers terkait laporan neraca perdagangan 2013 di kantor Kemendag Jakarta, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menegaskan, hasil pemeriksaan sementara, beras impor yang berada di pasaran masuk kategori premium.

Bayu Krisnamurthi menjelaskan, beras khusus premium memang boleh diimpor. "Ini karena belum diproduksi dan tidak dapat diproduksi di Indonesia karena sifatnya," ungkapnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya