Berita

hayono isman

Hayono Isman: Peserta Konvensi Demokrat Tak harus Mundur Seperti Gita

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Hayono Isman menghargai keputusan Gita Wirjawan mundur dari kursi Menteri Perdagangan. Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat ini juga menyatakan Gita, yang kini fokus di Konvensi Demokrat, tentu sudah memperhitungkan segala sesuatunya.

"Saya mengenal baik Gita. Dia orang yang sangat paham dengan pilihanya. Karena itu, kita harus hargai setiap keputusannya," ujar Hayono (Senin, 3/1).

Selain itu, Gita merupakan tipikal pejabat yang tidak mementingkan kepentingan pribadinya semata. "Setiap keputusan Gita saya yakin pasti akan lebih mengutamakan kepentingan publik," katanya.


Hayono juga optimistis dengan keputusan Gita mundur dari Kabinet Indonesia Bersatu II, tidak akan mengganggu kerja-kerja kementerian pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya rasa pemerintah sudah mengantisipasi di kabinet terkait mundurnya Pak Gita Wirjawan. Bisa saja, dalam melaksanakan tugas sehari-hari di Kementerian Perdagangan adalah wakil menteri. Jadi saya rasa aman-aman saja untuk jalannya pemerintahan," imbuh anggota Komisi I DPR ini.

Meski begitu menurutnya, langkah Gita itu tidak harus diikuti oleh peserta konvensi lainya yang saat ini masih menduduki jabatan publik. Karena masing masing punya pilihan sendiri. Menteri BUMN Dahlan Iskan, Ketua DPR Marzuki Ali atau Ketua DPD RI Irman Gusman, yang juga peserta Konvensi dipastikan memiliki langkah dan pemikiran sendiri.

"Karena itu, sebagai sesama peserta konvensi, kita harus menghargainya. Hak politik seseorang untuk tetap memegang jabatanya, ataupun memilih mundur," demikian anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya