Berita

sutarman/net

Jenderal Sutarman Harus Pilih Wakapolri yang Profesional di Tengah Tarik Menarik Internal Polri

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 07:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, di Mabes Polri, ada tarik-menarik yang kuat dalam bursa pencalonan Wakapolri, setelah jabatan Wakapolri akan ditinggalkan Komjen Oegroseno karena memasuki masa pensiun pada 17 Februari 2014 mendatang.

Semula, kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, Kapolri Sutarman mengatakan calon Wakapolri akan diambil dari jenderal bintang tiga. Namun, internal Polri mendorong agar dibuka peluang calon Wakapolri dari jenderal
bintang dua. Hal ini mengingat Timur Pradopo juga dari jenderal bintang dua yang kemudian diangkat menjadi Kapolri.

"IPW berharap Kapolri memilih wakil yang profesional, punya kapabilitas, dan berintegritas. Sehingga apa yang sudah dilakukan Oegroseno dapat diteruskan Wakapolri yang baru, seperti membersihkan proyek-proyek Polri dari KKN, menata sistem mutasi, dan lainnya," kata Neta beberapa saat lalu (Senin, 3/2).

"IPW berharap Kapolri memilih wakil yang profesional, punya kapabilitas, dan berintegritas. Sehingga apa yang sudah dilakukan Oegroseno dapat diteruskan Wakapolri yang baru, seperti membersihkan proyek-proyek Polri dari KKN, menata sistem mutasi, dan lainnya," kata Neta beberapa saat lalu (Senin, 3/2).

Neta sendiri menilai, saat ini ada enam jenderal yang berpeluang menjadi calon Wakapolri. Mereka adalah Komjen Badrodin Haiti (Kabaharkam), Komjen Budi Gunawan (Kalemdikpol), Irjen Tubagus Anis Angkawijaya (Aspras Polri), Irjen Pudji Harjanto (Kakorlantas), Irjen Syafruddin (Kadiv Propam), dan Irjen Putut (Kapolda Metro Jaya).

"Keenam jenderal itu berpengalaman menjadi kapolda dan mempunyai keunggulan masing-masing," demikian Neta. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya