Berita

gita wirjawan dan sby/net

Politik

Mundurnya Gita Sindiran Langsung ke SBY

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 11:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gita Wirjawan menyatakan mundur dari kursi Menteri Perdagangan agar bisa fokus dalam berpolitik. Hal tersebut menunjukkan bahwa kabinet sejatinya tidak boleh dicampuri politik agar mampu bekerja secara profesional.

"Itu artinya, kabinet tidak boleh dicampuri politik agar profesional. Dengan kata lain, parpol-parpol ikut kabinet itu sejatinya tidak benar," kata peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Philips Vermonte, melalui akun twitternya, @pjvermonte beberapa saat lalu (Sabtu, 1/2).

Bila hal tersebut disepakati, jelas Philips, maka kabinet tidak perlu lagi mengakomodir partai-partai yang kalah pemilu, seperti yang dilakukan Presiden SBY.


"Salah satu pangkal karut-marut kita adalah kabinet SBY yang gemuk karena mengakomodasi hampir semua partai dengan kasih kursi menteri," lanjutnya.

Karena itu, jelasnya, langkah mundur dari kabinet yang dilakukan oleh Gita Wirjawan merupakan bentuk sindiran atas kepemimpinan SBY.

"Jadi sebetulnya mundurnya Gita adalah sindiran langsung ke SBY. Itu bukan sindiran kalau SBY tidak beranggapan bahwa akomodasi partai terlalu banyak (maximum winning coalition) adalah sebuah tactical error," bebernya. [ald]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya