Berita

akil mochtar/net

Hukum

Hambit Bintih: Dalam Benak Saya Ketua MK Tidak Bisa Main-main

Tepis Kesaksian Akil Mochtar
KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 16:09 WIB | LAPORAN:

Bupati Gunung Mas Hambit Bintih mengaku keberatan dengan kesaksian yang disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dalam sidang lanjutan perkara Pilkada Gunung Mas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/1).

Pertama, Hambit keberatan soal pernyataan Akil yang menyebutkan bertemu dengan dirinya saat rapat pleno pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan medio 20 September 2013.

Hambit menekankan bahwa saat bertemu di kediaman Akil tak ada rapat. Menurut dia, di pertemuan itu Akil langsung bertatap muka dengannya. Sementara Doddy, Ketua Harian FPTI tak ikut ngobrol dan menunggu di luar.


"Waktu itu Jumat sekitar jam 5 sore. Tidak ada kegiatan rapat. Saya dikenalkan Dodi. Lalu diperkenalkan pak ini Bupati Gunung Mas. Dodi duduk sebentar lalu keluar. Setelah itu saya berdua," kata Hambit saat diberikan kesempatan Majelis Hakim menanggapi kesaksian Akil dalam sidang ini.

Setelah itu, lanjut Hambit, dia lalu menyampaikan ke Akil Mochtar bahwa perkara gugatan yang diajukan salah satu lawan pasangannya di Pilkada Gunung Mas sudah masuk ke MK.

"Ya, kata Pak Akil sudah di meja. Pak Akil juga bilang berat ya kasus Gunung Mas," kenang Hambit.

Hambit pun menyatakan keheranannya. Sebab, sebelumnya Akil mengaku belum membaca berkas dan menyimpannya di meja kerjanya.

"Yang dilaporkan money politik, ada lubang besar (kecurangan), terus ada sekitar 2100 pemilih yang tidak normal. Jawab Akil, 'ya biasalah incumbent'," kata dia meniru Akil.

Menurut Hambit, hal itulah yang tidak dibuka oleh Akil dalam keterangannya saat bersaksi tadi. Selain itu, kata Hambit, Akil juga tak terbuka soal penyerahan pengurusan perkara Pilkada Gunung Mas oleh Chairun Nisa. Padahal dipertemuan itu, kata Hambit, Akil yang menyatakan itu kepadanya.

"Kata Pak Akil, gimana pak lewat Ibu (Nisa). Pak Akil yang ngomong," terang dia.

Pernyataan Akil itu, kata Hambit, sekaligus menguatkan pernyataan Nisa saat pertemuan di Hotel Sahid, Jakarta yang terjadi sehari sebelum dirinya berkunjung ke kediaman Akil. Padahal, kata Hambit, awalnya dia tak percaya bahwa Akil bisa disogok dalam penanganan sengketa Pilkada.

"Karena pada hari sebelum 19 September 2013 itu saya ketemu Nisa di Sahid. Nisa waktu itu bilang akan sms Akil dulu," terang dia.

"Tidak ada dalam benak saya setingkat Ketua MK itu bisa main-main," demikian Hambit.

Meski dibantah oleh Hambit Bintih, Akil Mochtar menyatakan bahwa tetap pada kesaksian yang telah diberikan.

"Saya tetap (pada kesaksian) yang mulia," timpal Akil. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya