Berita

syahfan/net

PKS Berharap TVRI Tak Lagi Stagnan Setelah Pemecatan Dewan Pengawas

KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 06:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kinerja TVRI stagna akibat konflik antara Dewan Pengawas dan Dewan Direksi. Karena itu, pemberhentian Dewan Pengawas (Dewas) TVRI  periode 2012-2017 oleh komisi I DPR RI harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kinerja TVRI di masa yang akan datang.

"Pemberhentian Dewas diharapkan bisa mengakhiri stagnasi dan krisis manajemen yang belakangan ini terjadi di tubuh TVRI. Sehingga lembaga penyiaran publik ini dapat bekerja lebih baik," kata anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahfan Badri Sampurno, beberapa saat lalu (Kamis, 29/1).

Menurut Syahfan, fokus Komisi I ke depan agar Dewas, Dewan Direksi, dan Komisi I DPR   segera duduk bersama untuk membuat kesepahaman tentang hubungan segitiga di antara mereka. Hal itu menurutnya sangat penting demi merespon kenyataan  TVRI telah memiliki anggaran dari APBN, sehingga komisi I sebagai pihak yang mengesahkannya harus ditingkatkan pengawasannya.


Masih kata Syahfan, perlu aturan baru yang mengatur hubungan segitiga antara Komisi I DPR, Dewan Pengawas TVRI, dan Dewan Direksi TVRI, sehingga ke depannya tidak terjadi konflik wewenang antar lembaga. Syahfan pun berharap transisi ke Dewas yang baru dapat berjalan secepatnya.

"Jika proses ini berjalan dengan mulus, maka akan membantu TVRI mendapatkan dewan direksi yang baru dan pembahasan pemblokiran anggaran," demikian Syahfan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya