Berita

ilustrasi/net

Hukum

BNN: Indonesia Masuk Kategori Darurat Narkoba

RABU, 29 JANUARI 2014 | 21:48 WIB | LAPORAN:

Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan saat ini Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, angka pecandu narkoba sudah melebihi angka 4,9 juta jiwa.

"Indonesia sudah darurat narkoba. Hal ini terlihat dari pabrik narkoba berskala besar yang diungkap oleh BNN," jelas Kepala Seksi Layar Lebar Deputi Bidang Pencegahan BNN Diah Hariani saat menggelar penyuluhan dengan warga Pondok Cabe Udik, Jakarta Selatan, Rabu (29/1).

Karena itu, Diah meminta masyarakat untuk membantu BNN dalam mengungkap maupun mencegah peredaran gelap narkoba.


"Sekecil apapun informasi dari masyarakat akan sangat berarti bagi BNN," katanya.

Selain itu, lanjut Diah, masyarakat yang sudah terlanjur kecanduan narkoba juga dapat melaporkan diri kepada jaringan institusi penerima wajib lapor (IPWL) yang tersebar di pusat kesehatan masyarakat dan rumah sakit atau BNN sendiri. Hal ini untuk dilakukan proses rehabilitasi.

Dalam kesempatan sama, Ketua RW 04 Pondok Cabe Udik Amsar Suhardi mengakui bahwa peredaran narkoba di Indonesia sudah dalam taraf sangat mengkhawatirkan. Bahkan, sampai awal 2014 sudah 12 orang warganya yang meninggal dunia karena penyalahgunaan narkoba.

"Saya sangat risih dengan situasi sekarang. Narkoba sangat mudah diperoleh masyarakat. Orang tua menjadi khawatir anaknya terlibat dalam peredaran gelap narkoba," ujarnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya