Berita

PRESIDEN SBY/NET

Hukum

Publik Sudah Tak Minat Capres Charming

RABU, 29 JANUARI 2014 | 19:52 WIB | LAPORAN:

Melihat tren di Pemilu sebelumnya, daya tarik fisik ikut mempengaruhi kemenangan seorang calon presiden, di samping akseptabilitas dan eletabilitas ataupun Jawa non Jawa yang bersangkutan.

Buktinya, kemenangan SBY pada Pemilu 2004 dan 2009 lalu. Menurut Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consultant (SMRC) Jayadi Hanan, harus diakui secara daya tarik bisa dibilang SBY charming (menawan). Dan, belum ada seorang capres dari ketua parpol lain yang mampu menandinginya ketika itu. Tapi tren seperti itu tak lagi berlaku di Pemilu 2014. Justru, yang tidak menarik secara fisik yang disukai publik saat ini.

"Kita melihat Jokowi, dia itu tidak charming sama sekali. Fenomenan ini sama kaya orang suka melihat host televisi Tukul Arwana karena lucu dengan monyongnya dan tidak charming," imbuh Jayadi yang ditemui usai pemaparan survei di Hotel Four Season Jakarta, Rabu (29/1).[wid]



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya