Berita

Gita Wirjawan: Pasar Induk Bisa Jaga Stabilitas Harga Pangan

RABU, 29 JANUARI 2014 | 15:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selain mewadahi kepentingan pedagang dan pembeli, pasar induk juga hadir untuk menjaga harga pangan tetap stabil. Keberadaan pasar induk bisa menjamin produk pertanian dan perkebunan dalam negeri terjangkau langsung ke masyarakat dengan harga murah.

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan. Menurut Gita, kepentingan pemangku kepentingan pasar bukan semata keuntungan, tapi stabilitas harga. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur seperti pasar induk sangat berperan untuk menstabilkan harga.

"Kami sangat menghargai upaya pihak swasta menjaga stabilitas harga," kata Gita Wirjawan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Induk Modern Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat (Rabu, 29/1).


Pasar Induk Modern Cikopo dibangun PT Jakatijaya Megah. Hadir dalam acara itu, Direktur Utama PT Jakatijaya Mohammad Suharli, pengusaha nasional Bambang Trihatmodjo, Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Aliemoeso, Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Sementara itu, M Suharli menjelaskan, pasar induk yang akan dibangun PT Jakatijaya berada di atas di atas tanah seluas 30 hektar. Pembangunan pasar induk ini diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 800 miliar. Menurutnya, pasar induk tersebut akan selesai pembangunannya dalam waktu enam bulan.

"Insya Allah, pasar induk ini nantinya akan menjadi pasar yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasar induk ini juga akan bersih dari pungli dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat untuk berbelanja," kata Suharli.

Suharli menjelaskan, kehadiran pasar induk ini nantinya akan membantu petani dalam menyalurkan hasil produksinya tanpa perantara. Selama ini, kata Suharli, keuntungan petani berkurang karena menjual hasil produksinya melalui tengkulak. Dengan hadirnya pasar induk, lanjut dia, bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan keberadaan pasar induk di wilayahnya merupakan sebuah jawaban dan atas penantian panjang 10 tahun masyarakat Purwakarta karena telah menanti 10 tahun. Namun baru kali ini bisa terwujud.

"Adanya pasar induk ini membuka ruang untuk dunia pertanian di Jawa Barat sehingga distribusi barang menjadi cepat," ucapnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya