Berita

ADNAN BUYUNG NASUTION/NET

Hukum

Bang Buyung Masih Keberatan Anas Diperiksa KPK

RABU, 29 JANUARI 2014 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Adnan Buyung Nasution tetap merasa keberatan jika penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa kliennya tanpa menjelaskan terlebih dahulu maksud frase 'proyek-proyek lain' dalam surat perintah penyidikan itu.

"Kalau diperiksa untuk Hambalang ayok, tapi kalau lain-lain sebutkan yang lain-lain itu apa jadi kita tahu perkembangannya bagaimana," kata Buyung di kantor KPK, Jakarta, Rabu (29/1).

Pengacara senior yang biasa disapa Bang Buyung itu menilai sudah hakikatnya bahwa penegak hukum, dalam hal ini KPK menjelaskan maksud dari pemanggilan seseorang. Sebab, jika tidak dijelaskan, bisa saja melanggar hukum.


"Kalau diperiksa dengan baik, kita ikuti, dan dukung KPK dalam pemberantasan korupsi, tapi caranya harus berdasarkan hukum dan menghormati harkat dan martabat manusia, kalau berlebihan harus kita cegah," tekan Bang Buyung.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya