Berita

Waryono Karno/net

Hukum

Rudi Rubiandini Bongkar Borok Waryono Karno

Ngaku Minta Duit ke Dirut Pertamina Atas Perintah Eks Sekjen ESDM
RABU, 29 JANUARI 2014 | 00:19 WIB | LAPORAN:

Eks Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini mengaku pernah meminta duit kepada Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Kardina untuk patungan guna memberikan tunjangan hari raya (THR) Komisi VII DPR RI. Rudi meminta uang itu kepada Karen karena diperintahkan oleh eks Sekjen ESDM Waryono Karno.

"Pak Rudi diminta tolong hubungi Ibu Karen. Jadi Pak Rudi itu hanya menelepon atas permintaan menyampaikan pesannya Pak Waryono Karno. Bukan meminta uang ke Pertamina. Jangan sampai salah," kata pengacara Rudi, Rusdi Abu Bakar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (28/1).

Kliennya, kata Rudi, diperintahkan untuk meminta kepada Karen lantaran dia enggan memberikan kembali uang ke Waryono. Sebelumnya, Rudi sudah menyetor uang yang disebutnya sebesar USD 150 ribu.


"Pak Rudi bilang kan dulu sudah untuk pembukaan. Buka gendang istilahnya, buka FPJP. Yang penutup jangan kita lagi dong. Kasarnya gitulah," terang dia.

Nah, dari situlah kemudian Widodo menyarankan untuk meminta kepada Karen. Rudi pun akhirnya kemudian mencoba menghubungi Karen untuk menyampaikan pesan tersebut.

"Nah, disitulah ada penolakan dari Karen," terangnya.

Waryono terus mendesak Rudi. Rusdi bilang, saat itu Waryono berdalih uang itu akan dipergunakan dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI. Dia menjelaskan kejadian itu terjadi medio Juni 2013 atau tepatnya menjelang pembahasan APBNP 2013.

"Waktu itu Pak Waryono bilang kan ada rapat dengan Komisi VII. Itu saja, untuk buka rapat. Istilahnya buka kendang dalam pembicaraan itu. Kan ada taping (sadapan) telepon," kata Rusdi sembari menambahkan tidak tahu apakah ada keterkaitan antara uang tersebut dengan pengesahan anggaran. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya