. Ancaman kawasan yang mengintai Indonesia semakin tinggi. Pun demikian dengan eskalasinya, yang selain semakin tinggi, juga semakin variatif.
"Karena itu alat utama sistem senjata (alutsista) belum mencukupi," kata anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 28/1).
Karena itu, tegas Susaningtyas, penambahan atau perbaikan alutsista harus terus dilakukan oleh pemerintah. Sebab, kondisi alutsista yang ada sekarang ini belum mencukupi.
Senin kemarin (27/1), Nuning, begitu Susaningtyas disapa, bersama dengan Wakil Ketua Komisi I Mahfuz Siddiq, ikut menghadiri serah terima 37 unit Tank Amfibi BMP-3F dari Rusia di Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Korps Marinir, Karang Tekok, Asem Bagus, Situbondo, Jawa Timur, Senin (27/1). Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro langsung menerima 37 unit tank ini.
Turut hadir mendampingi Menhan Purnomo, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio.
Menurut Purnomo, pengadaan Tank BMP-3F merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan pertahanan untuk mewujudkan kekuatan pokok minimal dan dalam rangka membangun kekuatan TNI AL menuju
world class navy. [ysa]