Berita

pks/net

Pemilu 2014 Jadi Momentum PKS untuk Kembali Bangkit

JUMAT, 24 JANUARI 2014 | 11:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemilihan Raya (Pemira) bisa menjadi momentum mendongkrak kembali citra positif Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Apalagi bila figur calon presiden yang ditetapkan dalam Pemira itu sesuai dengan harapan masyarakat yang rindu pemimpin bersih dan sederhana.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, terkait dengan Pemira PKS. Pemira PKS sendiri sudah menjaring lima nama yakni Anis Matta, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, Hidayat Nur Wahid, dan Nurmahmudi Ismail.

Hasil Pemira ini akan dibawa ke Majelis Syuro untuk diputuskan berapa nama yang dibawa dalam uji publik. Hasil Majelis Syuro akan diputuskan pada akhir Januari 2014. Belum ada informasi apakah PKS hanya mempromosikan lima kader internal itu atau juga akan mempertimbangkan untuk melirik calon presiden dari eksternal PKS.


"Terlepas dari hasil Pemira PKS dan apapun nanti yang akan diputuskan Majelis Syuro, menurut saya PKS sebaiknya menggunakan Pemilu 2014 sebagai momentum untuk bangkit kembali sebagai partai yang bersih dan peduli," kata Yunarto beberapa saat lalu (Jumat, 24/1).

Yunarto bergarap, Pemira tidak sekadar menjadi jalan pintas untuk menaikkan kembali citra PKS. Akan lebih bermanfaat bila kelak, PKS juga mau menyodorkan calon presiden yang menarik perhatian publik, terutama yang dikenal  bersih dan sederhana di berbagai tingkatan.

"Penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilu presiden, merupakan tantangan sekaligus peluang bagi PKS untuk kembali meraih dukungan dari masyarakat," imbuh Yunarto.

Menurut Yunarto, platform bersih dan peduli terbukti mampu mendongkrak suara PKS dari pemilu ke pemilu. Namun, adanya kasus hukum yang melibatkan elit tertinggi di PKS menyebabkan citra partai anjlok.

"Pemilu 2014 akan menjadi ajang pengadilan rakyat terhadap parpol yang dinilai bermasalah, termasuk PKS. Tentunya elit-elit PKS menyadari itu," ujar Yunarto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya