Berita

presiden sby/net

Inilah Kebijakan Presiden SBY untuk Mengatasi Erupsi dan Dampak Letusan Sinabung

JUMAT, 24 JANUARI 2014 | 10:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Berdasarkan analisis vulkanologi, kecenderungan erupsi Gunung Sinabung menurun. Namun demikian, kewaspadaan tetap di jaga dan bantuan kepada masyarakat di pengungsian tetap diutamakan.

Demikian salah satu kebijakan, solusi dan program  yang diambil Presiden SBY untuk mengatasi erupsi dan dampak letusannya, sebagaimana disampaikan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, kepada redaksi beberapa saat lalu (Jumat, 24/1).

Selain itu, lanjut Andi, SBY juga mengeluarkan kebijakan jangka pendek untuk dua bulan ke depan, dengan asumsi erupsi berhenti dua bulan lagi. Kebijakan dan program jangka pendek itu adalah bantuan logistik, kesehatan dan lain-lain akan diteruskan dikoordinasikan BNPB dengan dibantu Pemda atau Pemkab setempat. Pemerintah juga akan memberikan beasiswa kepada pelajar SD, SMP, SMA maupun mahasiswa di perguruan tinggi.


Presiden juga, masih kata Andi Arief, mengeluarkan kebijakan jangka pendek berupa inestif cash for work bagi setiap kepala keluarga, dan memeberikan bantuan bagi lahan perkebunan dan pertaniann yang terganggu. Di saat yang sama akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Kuangan (OJK) untuk menjadwal ulang kredit lama, dapat meminjam baru, dan menghapus bunga pinjaman  yang lama

Untuk kebijakan jangka menengah, ungkap Andi Arief, pemerintah akan relokasi warga  yang berada di radius 3 km. Ada tempat yang berjarak 5 sampai 7 km, dan bagi 900 lebih KK akan dibangunkan hunian tetap dengan luas 25 hektar, dan saat ini sudah didapatkan areal seluas 15 hektar. Opsi lain ada di areal 11 km, yang sudah ada lahannya lokasinya jauh dari areal petanian.

"Pengendalian  penanganan erupsi berada di bawah BNPB dibantu Kasdam Bukita Barisan Brigadir Jenderal Handoko, dan penggunaan uang negara ratusan miliar agar dipergunakan dengan baik dan bertanggung jawab," demikian Andi Arief menyampaikan kebijakan SBY. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya