Berita

ilustrasi/net

Pemilih Perempuan Berpotensi Tinggalkan PKS

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 18:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Stigma negatif masyarakat terhadap partai yang mendukung poligami akan menjadi penyebab tergerusnya perolehan suara partai itu dalam Pemilu 2014. Karena itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpotensi besar ditinggal pemilihnya.

"Ada potensi besar PKS akan ditinggalkan para pemilih. Bukan hanya ditinggalkan pemilih laki-laki, tapi juga pemilih perempuan," kata pengamat politik Universitas Nusa Cendana Kupang, Rudy Rohi, beberapa saat lalu (Kamis, 23/1).

Faktor yang menyebabkan PKS akan ditinggalkan sebagian besar pemilihnya dalam Pemilu 2014, ungkap Rudy, karena politisi PKS gagal mempertahankan citra. Padahal sejak awal, aktor-aktor politik di PKS memakai standar tinggi sebagai partai yang bermoral.


"Tentu saja persoalan poligami dan korupsi menenggelamkan itu semua," kata Rudy.

Ia mencontohkan kasus-kasus yang menjadi penyebab PKS akan ditinggalkan sebagian besar pemilihnya adalah korupsi yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan poligami yang dilakukan Presiden PKS saat ini, Anis Matta.

Sejak dua kasus itu mencuat, kata Rudy, dirinya belum melihat PKS melancarkan strategi atau terobosan politik baru yang tujuannya minimal untuk menghapus citra buruk atau negatif yang melekat di partai itu saat ini.

"PKS harus berani keluar dari isu sensitif dan tidak populis, serta membutuhkan terobosan-terobosan yang populis. Sebab, dalam jangka pendek Pemilu 2014 akan dilakukan," demikian Rudy. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya