Berita

FOTO:NET

Terkait Gugatan UU Pilpres, Hanura Siap Terima Apapun Putusan MK

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 09:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Hanura menghormati uji materi UU Pilpres, yang salah satunya terkait tuntutan agar pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden digelar serentak. Uji materi kepada Mahkamah Konstitusi itu diajukan oleh kelompok masyarakat sipil dan terakhir juga dilakukan capres Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra.

"Apa yang diajukan oleh Pak Yusril dan kawan-kawan terhadap UU Pilpres ke MK tentu harus kita hormati dan apresiasi. Ini tentu sesuai dengan UUD kita. Namun semuanya itu tentu kita serahkan kepada MK untuk memutuskannya," ujar Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, pagi ini, (Kamis, 23/1).

"Seperti kita ketahui bahwa KPU sebagai penyelenggara sudah menyatakan siap untuk melaksanakan bila memang (pelaksanaan) Pemilu harus serentak. Jadi nanti apapun hasilnya, Hanura selalu patuh dan siap karena memang kita sudah punya pasangan capres-cawapres yaitu Win-HT," demikian Saleh, yang merujuk pada Wiranto dan Hary Tanoe.


Untuk gugatan yang diajukan kelompok masyarakat sipil yang dimotori Effendi Ghazali dan Ray Rangkuti akan diputuskan oleh MK siang nanti.

"Aliansi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Serentak memohon kehadiran sekaligus pengumuman bahwa Pembacaan Keputusan terhadap PUU/JR Nomor 14/2013 soal Pemilu Serentak (diajukan ke MK 10 Januari 2013) akan dibacakan besok, Kamis, 23 Januari 2014, jam 13:30 WIB," ujar Ray, dalam pesan singkat yang diterima kemarin. zul

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya