Berita

Inilah Alasan Mengapa Pimpinan JICA Mau Temui Wiranto

SELASA, 21 JANUARI 2014 | 19:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, merupakan sosok yang berpengaruh di Indonesia. Karena alasan itulah, Senior Vice President Japan International Cooperation Agency (JICA), Hideaki Domichi, datang ke Indonesia lagi setelah mengalami masa transisi, dan menemui Wiranto.

"Setelah 15 tahun baru datang lagi, banyak hal yang dibicarakan dan yangg paling teringat adalah Pak Wiranto sangat pintar menyanyi,"  kata Hideaki di kantor DPP Hanura, Jakarta (Selasa, 21/1).

Dalam pertemuan itu, ungkap Wiranto, dibicarakan berbagai hal penting menyangkut hubungan kedua negara saat ini dan yang akan datang dalam konteks globalisasi dan kerja sama ekonomi, termasuk peluang negara Jepang membantu Indonesia dalam pembangunan infrastruktur ekonomi.  JICA pun siapa untuk tumbuh bersama-sama dengan Indonesia dan memberikan bantuan.


"Ia menyebutkan bahwa salah satu syarat agar pembangunan Indonesia dapat berkembang pesat adalah tersedianya infrastruktur, baik jalan, listrik, pelabuhan udara, dan lain-lain," ungkap Wiranto.

Pemerintah Jepang, melalui JICA, telah meminjamkan dana sebesar 1,9 miliar dolar AS untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Indonesia. Dana tersebut dianggarkan untuk membiayai pembangunan konstruksi MRT tahap I dan II proyek MRT yang diperkirakan pemerintah Indonesia akan menelan dana sekitar Rp 15,7 triliun itu dibangun dengan kucuran anggaran dari pemerintah pusat 49 persen dan 51 persen oleh pemerintah daerah DKI Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Hideaki Domichi didampingi oleh special assistant office of the president JICA Hitoshi Tojima, Director First Southeast Asia Dividion Takao Shimokawa, Chief Representatif JICA Atshushi Sasaki dan Senior Representatif JICA Yuki Aratsu. Sementara  Wiranto didampingi oleh Bendahara Umum Partai Hanura yang juga Caleg DPR RI Dapil DIY Bambang Sudrajat, Caleg Dapil III DKI Jakarta Karna Brata Lesmana dan Wakil Bendahara Umum Partai Hanura Beny Prananto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya