Berita

pks

Politik

PKS Dinilai Permisif Dengan Poligami

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 18:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan satu-satunya partai yang menjadi peserta Pemilu 2014 yang permisif dengan poligami. Padahal selain korupsi, poligami merupakan isu kedua yang juga sangat tidak disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama kaum perempuan.

Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Malikussaleh Nanggroe Aceh Darusallam, Teuku Kemal Fasya. Kemal pun. memperkirakan jika PKS tetap permisif dengan poligami maka suara partai itu akan merosot dalam Pemilu 2014.

"Sikap PKS yang permisif ini jelas bertentangan dengan etika publik secara luas yang tidak menyukai poligami. PKS tidak mempertimbangkan ketidaksukaan publik terhadap isu poligami," kata Kemal beberapa saat lalu (Senin, 20/1).


Menurut Kemal, petinggi PKS seharusnya menangkap pesan masyarakat yang tidak menyukai poligami. Petinggi PKS, lanjutnya, harus mempertimbangkan untuk tidak permisif terhadap poligami jika tidak ingin perolehan suaranya merosot dalam pemilu mendatang.

Selain itu, kata Kemal, petinggi PKS sangat penting juga untuk mempertimbangkan sosok calon presiden yang akan mereka usung dalam Pemilu 2014. Seperti diketahui, PKS dalam waktu dekat akan memutuskan calon presiden yang dihasilkan lewat Pemilu Raya (Pemira).

"Petinggi PKS jangan permisif dengan kader-kader yang poligami. Harus mempertimbangkan persepsi publik. Sejauh ini PKS masih gagal menangkap pesan-pesan masyarakat yang lebih luas, yaitu tidak memilih capres yang poligami," kata Kemal. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya