Berita

Boy Sadikin Cs Sulap Kantor PDI Perjuangan Jadi Dapur Umum

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 18:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Merespon prediksi Badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa curah hujan pada per tengahan Januari hingga Februari di Jakarta akan meningkat, PDI Perjuangan DKI Jakarta bergerak cepat. PDI Perjuangan pun membuka  dapur umum di kantor DPD PDI Perjuangan DKI di Jalan Tebet Raya no 46 Jakarta Selatan.

"Dapur umum ini akan mendistribusikan makanan atau kebutuhan lain seperti selimut dan obat-obatan kepada warga korban banjir yang membutuhkan.  Untuk evakuasi warga, kita siapkan perahu karet," kata Ketua PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Bernadi Sadkin, beberapa saat lalu (Minggu, 19/1).

Dengan dapur yang sudah dibuka sejak Senin lalu ini (13/1), ungkap Boy, warga bisa langsung mendatangi dapur umum atau melalui pengurus DPD untuk dikirimkan bantuan ke lokasi banjir.


Posko akan kita buka selama masih dibutuhkan. Sejak dibuka, setiap harinya kita menyalurkan 1.500 nasi bungkus ke lokasi-lokasi banjir," ujar Boy, yang merupakan putera sulung Ali Sadikin.

Terkait banjir di ibukota, Wakil ketua DPRD DKI ini menilai ada banyak hal yang jadi penyebabnya. Salah satunya perubahan tata ruang. Karena saat ini banyak daerah kosong berubah menjadi mal atau apartemen. Akibatnya, buangan air dari mal dan apartemen ini cukup besar ke saluran drainase kota.

"Penyebab lainnya adalah penurunan muka tanah Jakarta sudah sampai ke tengah kota. Lalu, perilaku masyarakat mengakibatkkan penyempitan sungai seperti munculnya pemukiman di bantaran dijadikan tepat hunian atau bangunan liar, membuang sampah sembarangan di sungai," bebernya.

Saat ini, menurut Boy Pemprov DKI sudah melakukan antisipasi banjir secara maksimal. Kementrian Pekerjaan Umum pun menilai antisipasi banjir DKI Jakarta yang terjadi sejak Minggu (12/1) sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Perbaikan juga ditunjang beragam upaya normalisasi di sejumlah sungai yang sudah dilakukan sejak 2013.

Boy mengatakan upaya antisipasi banjir, sudah dilakukan sejak Desember 2013. Tak hanya itu, kata Boy, Gubernur DKI Joko Widodo juga meminta kerjasama pemerintah daerah sekitar Ibu Kota untuk kooperatif mengatasi banjir. Karena memang urusan banjir di Jakarta juga butuh uluran tangan pemerintah daerah.

"Daerah-daerah penyangga ibukota juga harus peduli terhadap kondisi ini. Begitu juga pemerintah pusat," tegasnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya