Berita

Aryo Djojohadikusumo/net

Gerindra: Sampah Jadi Faktor Utama Banjir Jakarta

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 15:06 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Salah satu faktor utama banjir di Jakarta adalah sampah yang menumpuk di berbagai tempat, dan itu karena masyarakat belum sadar akan kebersihan. Di saat yang sama, pemerintah tidak tegas memberi sanksi pada masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

"Masalah sampah selalu menjadi perkara klasik dan laten di Jakarta. Klasik, karena selama berpuluh-puluh tahun masalah sampah belum dapat dituntaskan secara optimal. Disebut laten, sebab dampak dari sampah bisa mengakibatkan penyakit, polusi, maupun banjir," kata Wasekjen DPP Gerindra,  Aryo P.S Djojohadikusumo, di sela-sela kerjabakti membersihkan sampah di 470 RW yang menyebar di Jakarta Barat (Minggu, 17/1).

Menurut Aryo, yang juga caleg DPR Partai Gerindra No Urut 1 dari daerah pemilihan Jakarta III, antisipasi terhadap masalah sampah selalu terlambat. Pada Januari 2013, volume sampah yang menyebabkan bencana banjir di Jakarta saat itu mencapai 8.609 ton. Meski Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan seluruh perangkatnya, namun butuh beberapa hari untuk membersihkan sampah pasca banjir.


"Bila tumpukan sampah dibiarkan terlalu lama, dampaknya akan lebih sulit dikendalikan. Tersumbatnya saluran udara, polusi udara, munculnya penyakit atau virus dan terganggunya aktivitas masyarakat," terang Aryo yang juga keponakan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto

Karena itu, Aryo menginisiasi "Gerakan Sapu Bersih" yang dikemas dalam kegiatan kerjabakti ini digelar serentak di 470 RW. Melalui gerakan ini  Aryo berharap bisa membangun kebersamaan sekaligus kepedulian warga Jakarta terhadap lingkungannya.

"Dengan musibah banjir ini mudah-mudahan kita bisa bangun kebersamaan dan kepedulian kepada sesama, terutama bagi korban banjir sekaligus mengantisipasi dampak dari banjir," tutur Aryo, yang juga berharap kampanye gerakan ini menggugah kesadaran warga dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya