Berita

anas dan bang buyung/rmol

Hukum

Bang Buyung Larang Anas Berikan Keterangan ke Penyidik

JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 13:48 WIB | LAPORAN:

Ketua tim kuasa hukum Anas Urbaningrum, Adnan Buyung Nasution mengatakan, kliennya kembali tidak menjalani pemeriksaan sebagai tersangka hari ini (Jumat, 17/1).

"Tidak (diperiksa). Tidak ada BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," ujar Bang Buyung panggilan akrabnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta (Jumat, 17/1).

Bang Buyung melarang Anas untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim penyidik. Menurutnya, KPK telah melanggar hak asasi manusia karena tidak menjelaskan tuduhan-tuduhan yang diberikan Abraham Samad Cs kepada Anas.


"Saya juga tidak mau menjawab apapun juga. Dan saya larang Anas, jangan jawab satu katapun," tegas Bang Buyung.

Advokat senior ini memaparkan bahwa selama sekitar 2 jam mendampingi Anas di ruang pemeriksaan, ia, Anas dan penyidik hanya mengobrol biasa tidak masuk kedalam materi pemeriksaan.

"Ngobrol, kita bercanda. Pemeriksanya ramah-ramah dan baik," terang mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden bagian hukum.

Ini merupakan kali kedua mantan ketua umum Partai Demokrat tersebut tidak jalani pemeriksaan sebagai tersangka. Pada Jumat (10/1) pekan lalu, Anas juga tidak jalani pemeriksaan karena hadir tanpa didampingi oleh kuasa hukumnya. Tim penasihat hukum Anas masih terus mendesak KPK merincikan tuduhan-tuduhan yang diberikan kepada Anas. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya