Berita

Hukum

Kerja KPK Bongkar Suap SKK Migas Belum Berakhir

KAMIS, 16 JANUARI 2014 | 20:14 WIB | LAPORAN:

Penetapan Waryono Karno sebagai tersangka bukan akhir kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar suap menyuap di lingkungan SKK Migas.

Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan Komisi akan menyidik pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat setelah Waryono Karno selaku Sekretaris Kementrian ESDM jadi tersangka.

"Perkara ini tentu akan dikembangkan sejauh mana apakah ada pihak-phak lain yang diduga terlibat atau tidak," kata dia di kantornya, Jakarta (Kamis 16/1).


KPK, kata Johan, tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan pasal TPPU terhadap Waryono Karno sepanjang ditemukan dua alat bukti yang valid.

Sebelumnya, KPK menetapkan status tersangka kepada Sekjend ESDM, Waryono Karyo terkait kasus di kementerian yang dipimpin Jero Wacik tersebut.  Johan Budi menyatakan penyidik menemukan bukti kuat Waryono melakukan korupsi di ESDM berdasarkan pengembangan dari kasus di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas.

Waryono dijerat dengan pasal 12 huruf B dan atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Berkaitan menerima atau janji terkait kegiatan di Kementerian ESDM dengan tersangka WK selaku Sekjen ESDM," ujar Johan.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya