Berita

Sepakbola Kampung, Inspirasi Perdamaian

KAMIS, 16 JANUARI 2014 | 14:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Warga Maluku, rakyat Indonesia umumnya pantas bersyukur karena konflik Maluku tahun 1999 berhasil dilalui. Padahal, konflik itu merupakan tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah konflik di Indonesia pasca Orde Baru karena mengorbankan ribuan jiwa.

Demikian disampaikan Ketua Umum Barisan Indonesia (Barindo) Gita Wirjawan di sela-sela Konferensi Pers Produksi Film "Cahaya dari Timur: Beta Maluku" di Ambon, Kamis (16/1).

"Kita bersyukur masa-masa getir tersebut sudah berhasil dilalui. Proses rekonsiliasi masih terus berjalan hingga kini. Ini harus kita rawat bersama. Namun siapa sangka cerita sepakbola anak-anak kampung menjadi salah satu inspirasi penting dalam merajut persaudaraan di tanah Maluku ini," ungkap Gita, yang selalu mengkampanyekan pentingnya melembagakan nilai-nilai pluralisme dalam demokratisasi.


Film yang disutradarai Glenn Fredly dan Angga Dwimas Sasongko ini mengangkat kisah nyata seorang anak Maluku, Sani Tawainella, yang menjahit persaudaraan di kalangan anak-anak Ambon pasca konflik. Sani merupakan mantan pemain sepakbola asal Tulehu yang sempat mewakili Indonesia pada Piala Pelajar Asia 1996 di Brunei Darussalam.

"Pesan film ini sangat universal, Indonesia bahkan dunia harus belajar dari semangat kebersamaan indah yang ditunjukkan anak-anak Maluku. Mereka inilah sesungguhnya cahaya dari Timur, menyalakan bara persaudaraan di tengah terpaan api permusuhan," tutur pemilik Ancora Group ini.

Sementara itu, Sekjend DPP Barindo, Riza Ul Haq, menilai kehadiran film "Cahaya dari Timur" yang disponsori Ancora Foundation ini akan memberikan pembelajaran sangat positif dalam konteks membangun keindonesiaan.

"Cahaya dari Timur itu dulu sempat diidentikkan dengan sosok Habibie namun film ini menguak yang genuin dari anak-anak Maluku. Inspirasi perdamaian untuk Indonesia yang lebih baik. Salut untuk upaya Glenn dan Angga yang bekerja keras mewujudkan film ini," pungkas Produser Eksekutif Film Mata Tertutup (2011) ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya