Berita

denny indrayana/net

Hukum

Denny Indrayana: 10 Abad Pun Nggak Bakalan Ketemu

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 22:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana menyayangkan sikap Jurubicara ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod yang keukeuh menyebut dirinya dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto bertemu Presiden SBY di Cikeas.

"Saya tidak bisa mengatakan apa-apa, itu haknya. Tapi saya sangat sayangkan (pernyataan Murod)," ujar Denny dalam diskusi Indonesia Lawyers Club yang disiarkan langsung oleh salah satu televisi nasional (Selasa, 14/1).

Dalam diskusi ini, Murod sebelumnya mengatakan, ia tetap yakin pertemuan itu ada dan pernah terjadi. Ia pun tetap akan mencari bukti-bukti pertemuan tersebut. Murod menambahkan, untuk membuktikannya tidak cukup waktu beberapa hari dan bulan saja. Karena sindir dia, untuk mengungkap dua alat bukti ketersangkaan Anas Urbaningrum dalam proyek Hambalang KPK pun tidak bisa meski sudah selama 10 bulan.


Jelas Denny, pertemuan di Cikeas sehari sebelum Anas Urbaningrum diperiksa KPK itu tidaklah benar dan itu adalah fitnah.

"Nggak bakalan ada, jangankan 10 bulan, 10 abad pun gak bakalan ketemu. Karena pertemuannya memang nggak ada," ungkap Denny.

Denny Indrayana Kamis (9/1) lalu resmi melaporkan aktivis PPI Makmun Murod Al Barbasy dan Tri Dianto ke Bareskrim Mabes Polri. Menurut Denny, pernyataan dua loyalis Anas Urbaningrum tersebut adalah fitnah lantaran dirinya tidak pernah mendatangi Cikeas untuk bertemu Presiden SBY. Denny menambahkan, dirinya telah berniat baik dengan memberi tenggat waktu 1x24 jam kepada Murod dan Tri untuk meminta maaf soal tuduhannya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya