Berita

Janedjri M Gaffar/rmol

Hukum

Janedjri Tidak Tahu di Rumah Dinas Ketua MK Ada Ruang Karaoke

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 22:27 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jendral Mahkamah Konstitusi (MK), Janedjri M Gaffar mengaku tidak tahu di rumah dinas Ketua MK, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan ada ruang karaoke. Apalagi ruang karaoke itu sempat dijadikan tempat penyimpanan uang.

"Wah saya nggak tahu. Yang saya tahu, kalau tivi ada di ruang tengah," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa malam (14/1).

Janedjri mengaku sangat jarang berkunjung ke rumah dinas Widya Chandra. Bahkan, saat rumah itu akan ditempati Hamzan Zoelva yang menjadi ketua MK pengganti Akil, dirinya juga tidak datang. Jadi, dirinya tidak bisa memastikan apakah ada ruang karaoke dan bagaimana kondisinya.


"Saya nggak pernah ke sana. Memang sebelum Pak Hamdan masuk ada renovasi. Kan tukang yang melakukannya. Staf saya bagian rumah tangga yang membersihkan. Saya nggak ke sana," ujarnya.

Apakah ruang karaoke itu masih ada?

"Setahu saya, Pak Hamdan tidak hobi nyanyi," jawabnya singkat.

Senin (13/1) kemarin, mantan Ketua MK Mahfud MD mengaku kaget karena ruangan karaoke yang dulu dibuatnya telah dijadikan oleh Akil Mochtar sebagai tempat menyimpan uang yang diduga hasil korupsi. Kata Mahfud, berdasarkan informasi penyidik, Akil menyimpan uangnya di tembok-tembok ruang karaoke.

Mahfud kenal Akil sejak tahun 2004. Mahfud mengaku mengenal Akil biasa saja, tak pernah curiga dia pemain. Mahfud tidak pernah melihat hal-hal aneh dari Akil. Mahfud pun tak tahu apakah uang Rp 100 miliar yang disita KPK milik Akil seluruhnya didapat dari ruang karaoke tersebut. Tapi yang pasti, katanya, uang yang disita di ruang karaoke tersebut berupa pecahan dolar dan rupiah. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya