Berita

sby/rm

Politik

SBY Sukses Tambah Utang Negara

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera mengakhiri masa jabatannya. Kalau semua berjalan normal, kekuasaan Presiden SBY akan berakhir pada 20 Oktober 2014.

Bagi politisi Partai Golkar M. Misbakhun, Presiden SBY, setelah lengser nanti, mewariskan carut marut perekonomian Indonesia berupa utang bernilai trilunan rupiah.

"Utang Negara bertambah lebih dari Rp 1.200 triliun selama 9 tahun 3 bulan Pemerintahan Presiden SBY," katanya kepada redaksi sesaat tadi (Selasa, 14/1).


Menurut Misbakhun, utang yang dibuat Presiden SBY selama menjabat mencapai 55 persen dari total utang Negara sejak merdeka tahun 1945 sampai saat ini yang berjumlah Rp 2.300 triliun.

Prestasi utang Presiden SBY ini, kata Misbakhun, sama sekali tidak bernampak signifikan pada terwujudnya kesejateraan rakyat. Human Development Index penduduk Indonesia saat ini masih kalah dari Vietnam yang pada tahun 1976 didera perang saudara.

Karena hutang Negara RI, imbuh Misbakhun yang pernah dikriminalisasi lewat kasus LC Fiktif Bank Century, maka rakyat lah yang harus membayar hutang warisan SBY itu. Bukan SBY pribadi.

"Hutang ini akan menjadi warisan dan tanggungjawab generasi muda seperti saya dan anak-cucu kita. Sementara SBY tetap menikmati jabatan Presiden dengan segala fasilitas dan kenikmatannya untuk dirinya pribadi dan keluarganya," demikian Misbakhun.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya