Berita

dr. rizal ramli

DR. Rizal Ramli: Pemilu Bukan Rutinitas

MINGGU, 12 JANUARI 2014 | 08:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rakyat tidak boleh lagi salah dalam memilih pemimpin. Rakyat tidak boleh lagi menggadaikan nasibnya dan nasib anak cucunya dengan sembako atau uang dari para capres yang sibuk dengan pencitraan tanpa karya nyata.

Demikian antara lain disampaikan ekonom senior DR. Rizal Ramli usai bertemu Sultan Hamengkubuwono di Keraton Kulon, Jogjakarta, Sabtu sore (11/1). Pertemuan itu salah satu mata acara dalam kunjungan Rizal Ramli ke Jogjakarta. Hari ini ia dijadwalkan berkunjung ke Gunung Kidul.

“Pemilu bukanlah rutinitas lima tahunan. Seperti kata Sultan, Pemilu 2014 tidak boleh sama dengan 2009 yang penuh dengan money politic dan bagi-bagi kekuasaan. Tapi saya kira masih ada waktu buat kita berusaha, agar Pemilu yang mahal sekali itu ada artinya untuk rakyat. Saya banyak belajar, banyak wisdom dari Sultan tentang soal ini,” kata pria yang akrab disapa RR1 ini.



 Menteri Keuangan era Presiden Abdurrahman Wahid itu kembali mengingatkan usul yang kerap disampaikannya sejak dua tahun. Dia mendorong agar partai politik dibiayai negara. Dalam hitung-hitungannya, cuma diperlukan Rp 5 triliun per tahun.

Jumlah ini, sambung Rizal, jauh lebih kecil dibandingkan dengan korupsi berjamaah yang dilakukan kader-kader parpol selama ini, yang jumlahnya mencapai Rpv60 triliun hingga Rp 70 triliun tiap tahun.

“Zaman dulu, korupsi anggaran sekitar 30 persen. Sekarang, jumlahnya naik 15 persen lagi. Korupsi sekarang dilakukan sejak pembahasan di Badan Anggaran DPR. Ditambah dengan korupsi di lapangan, jumlahnya menjadi 45 persen. Ini harus dihentikan. Dengan dibiayai negara, parpol tidak lagi sibuk mencari dana. Mereka hanya bertugas melahirkan kader-kader berintegritas dan berkualitas untuk memimpin negara,” urai capres paling reformis versi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) ini. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya