Berita

Hukum

Anas Tahanan Politik, Tak Bisa Dijenguk

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 22:18 WIB | LAPORAN:

Pengacara dan kerabat Anas Urbaningrum harus menelan pahit. Meski telah menunggu sekitar 3 jam lamanya, pengacara Patra M Zein  dan adik kandung Anas, Anna Luthfi, belum juga bisa membesuk Anas di Rutan KPK.

Patra mengatakan telah menghubungi penyidik untuk meminta izin besuk. Tapi, semua sia-sia.

"Penyidik tidak ada, tak dapat dihubungi," kata Patra sebelum bergegas meninggalkan kantor KPK, Jakarta sesaat tadi (Jumat, 10/1).


Patra mengaku heran dengan langkah KPK yang seakan-akan tak mengizinkan Anas untuk bertemu kuasa hukum dan keluarganya. Padahal di dalam Undang Undang tertulis dengan jelas bahwa pengacara berhak menjenguk kliennya yang ditahan.

"Sebelumnya tahanan yang bukan Anas bisa langsung dijenguk, " terangnya.

Kuasa hukum lainnya, Firman Wijaya juga menyesalkan langkah KPK ini. Apalagi, Firman bilang, adik Anas sudah datang jauh untuk menemui Anas.

"Mungkin seperti Tapol (tahanan politik). Alasannya kita tidak tahu. Padahal kan hak setiap orang dibesuk," demikian Firman.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya