Berita

Hukum

PPI Pertanyakan Keamanan Gedung KPK

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 22:09 WIB | LAPORAN:

Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) menyayangkan aksi pelemparan telur kepada Ketua Presidiumnya Anas Urbaningrum sebelum ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi.

PPI mempertanyakan sistem pengamanan di kantor KPK. Di mana, dengan pengawalan ketat, Anas yang akan ditahan karena kasus gratifikasi proyek Hambalang masih bisa dilempar telur oleh penyusup.

"Kalau hanya urusan yang kecil-kecil sudah tidak aman maka hal-hal yang lebih substansi akan mengalami hal yang sama," ujar Sekjen PPI Gede Pasek Suardika saat menggelar jumpa pers di markasnya, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit Jakarta, Jumat malam (10/1).


Pasek menduga terdapat agenda lain yang dilakukan pihak tertentu di balik insiden pelemparan telur.

"Mari kita cari tahu siapa ini, moga-moga bukan untuk agenda merusak nama baik KPK," katanya.

Berkaca dari insiden tersebut, pihak keluarga Anas bersikukuh untuk menyiapkan keperluan makan dan minum di Rutan KPK. Sehingga, KPK tak perlu repot menyediakan konsumsi untuk mantan ketum Partai Demokrat tersebut.

"Dari pihak keluarga Anas berharap untuk selama beliau di tahanan bisa dihormati haknya sebagai tersangka. Oleh karena itu, dari pihak keluarga untuk konsumsinya dari keluarga. Saya kira ini permintaan sangat manusiawi, kami harapkan ini bisa dikabulkan, dan tidak juga membebani anggaran negara," jelas Pasek.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya