Berita

Hukum

Pengacara Tak Tahu Maksud Sentilan Anas ke SBY dan Abraham

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 21:39 WIB | LAPORAN:

Sebelum diboyong ke Rutan KPK, Anas Urbaningrum sempat menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua KPK Abraham Samad dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Anas berterima kasih atas proses pemeriksaan sekaligus penahanannya hari ini (Jumat, 10/1).

Kenapa Anas berterima kasih?

Patra M Zein, salah seorang pengacara Anas Urbangrum, tak paham dengan ucapan Anas itu. Dia mengaku sama sekali tak diinformasikan sebelumnya soal pernyataan itu oleh Anas. Menurutnya, cuma Anas yang bisa mengartikan maksud dari pernyataan tersebut.


"Itu bisa dinilai rakyat sendiri, apa tujuan dan maksud statement beliau. Kalau saya, pernyataan klien yang di luar proses hukum saya tak bisa menilai," terang Patra di kantor KPK, Jakarta beberapa saat tadi.

Patra meminta agar publik tak berandai-andai dalam mengikuti proses hukum yang mendera kliennya. Dia mengajak publik untuk sama-sama mengikuti proses hukum yang tengah berjalan di KPK.

"Maksudnya prosesnya lagi jalan, nanti kan tentu proses pembuktiannya di persidangan. Di Pengadilan Tipikor akan diuji kebenarannya," urai Patra.

"Kalau dilihat dari perkaranya memang berubah sejak awal. Pertama dibilang terima 100 miliar, lalu turun 50 miliar, turun lagi 2 miliar. Lalu katanya soal Harier, lalu didakwaan DK (Deddy Kusdinar) tidak ada soal Harier disinggung," demikian Patra.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya