Berita

Hukum

Tim Pengacara Anas Bahas Soal Penahanan

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 20:57 WIB | LAPORAN:

Tim kuasa hukum Anas Urbaningrum menghormati penahanan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Begitu disampaikan pengacara Anas, Patra M. Zein, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (10/1). Patra datang bersama kuasa hukum lainnya, Firman Wijaya sejam setelah Anas Urbaningrum di boyong ke Rutan KPK.

"Ini kita mau jenguk. Kita datang dalam rangka melihat. Penahanan itu kan diskresi. Tentu kita akan bahas ini di tim kuasa tentang kasus itu," kata Patra.


Patra menjelaskan alasan ketidakhadiran tim kuasa hukum dalam pemeriksaan kliennya, siang tadi.

"Karena memang hari ini Anas cuma mau tanyakan kasus proyek-proyek lain itu apa saja. Kita kan sudah kirim surat," terang dia.

Patra menginformasikan bahwa keluarga tengah dalam perjalanan menuju kantor KPK guna menjenguk bekas Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu. Keluarga, kata Patra, juga turut membawa pakaian untuk Anas Urbaningrum.

"(Pakaian) lagi dibawa. Sedang di jalan dari (kediaman) Duren Sawit," demikian Patra.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya