Berita

Hukum

Anas Ditahan, Pengacara Nongol di KPK

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 20:43 WIB | LAPORAN:

Pengacara Anas Urbaningrum, Firman Wijaya langsung menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/1). Kedatangannya, tak lama berselang Anas diboyong ke Rutan KPK yang terletak di basement gedung KPK.

Kepada awak media, Firman masih enggan memberikan komentarnya. Dia juga masih enggan menjelaskan maksud kedatangannya kepada awak media. Firman sendiri diketahui tak mendampingi Anas saat diperiksa tadi.

"Nanti, nanti saja ya," kata Firman.


Anas diketahui langsung ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan selama 5 jam oleh KPK. Anas sendiri diketahui telah mangkir dua kali dari panggilannya. Pertama, 31 Juli 2013 dan paling anyar Selasa (7/1) kemarin.

Anas ditahan setelah hampir setahun ditetapkan KPK sebagai tersangka. KPK mengumumkan penetapan tersangka Anas sejak Februari 2013 silam. Lama setelah itu, ini merupakan pemeriksaan pertama yang dijalani Anas sebagai tersangka.

Anas disangkakan telah melanggar pasal 12 huruf a (penyuapan aktif) dan atau pasal 12 huruf b dan atau pasal 11 undang-undang No 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang no. 20/2001 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya