Berita

GEDE PASEK SUARDIKA/NET

Hukum

Catat, PPI Tak Bubar Meski Anas Ditahan KPK

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 17:42 WIB | LAPORAN:

Sekjen Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), I Gede Pasek Suhardika tak mau berspekulasi lebih lanjut soal kemungkinan bekas Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum ditahan pada pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kali ini. Gede Pasek sendiri dikenal sebagai loyalis Anas Urbaningrum.

"Itu kan urusan KPK kan, tapi publik jadi tahu masalahnya apa. Kalau masalahnya (mobil) Harrier tentu yang harus diperiksa berkaitan dengan Harier, kan begitu," kata Pasek di sela-sela menunggu pemeriksaan Anas di kantor KPK, Jakarta, Jumat (10/1).

Pasek saat ini tercatat sebagai salah seorang fungsionaris ormas PPI yang dibentuk Anas Urbaningrum pasca mundur dari jabatan ketum Partai Demokrat karena ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Apabila Anas ditahan apakah PPI akan bubar? Pasek membantahnya.


"Enggak lah, malah kita mau buka cabang," umbar Pasek.

Buka cabang dimana pak Pasek?

"Nanti kalau kita bilang tempatnya di mana nanti malah dikerjain di belakang. Terakhir, saya dan mas Anas ke Sulawesi Selatan setelah Sumbar, Bali, NTB. Kemarin Aceh sudah menyatakan siap juga, Riau juga. Tapi kita kan masih sabar. Ini kan ormas santai-santai saja. Hanya kelahiran anak kucing yang tidak perlu ditakutkan. Kalau Meong-meong mengganggu cuma suara meong saja kan," demikian pria yang duduk di bangku Komisi IX DPR RI ini.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya