Berita

JOHAN BUDI SP/NET

Hukum

Jubir KPK: Banyak Brimob Bukan Untuk Anas

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 11:45 WIB | LAPORAN:

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah keberadaan banyak personel Brimob di depan lembaga antirasuah itu untuk memberi pengamaman khusus untuk mantan ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum yang pada hari ini (Jumat, 10/1) dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka gratifikasi proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya.

"Ya enggak dong, bukan karena jemput Anas lalu ada Brimob," ujar Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo kepada wartawan di kantornya, Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Hal tersebut pun dikonfirmasi oleh Kapolsek Setiabudi AKBP Tri Suhartanto di gedung KPK.


"Itu sesuai dengan SOP protap yang ada," ujarnya.

AKBP Tri menambahkan bahwa dalam surat tersebut hanya menjelaskan untuk mengamankan KPK.

"Surat untuk pengamanan KPK saja dari jam 07.00- selesai," imbuhnya.

Pantauan Rakyat Merdeka Online di lokasi, sedikitnya ada dua kompi Brimob dan tiga kompi Dalmas yang bersiaga di depan gedung KPK. Pengamanan hari ini terbilang lebih ketat dibandingkan Selasa (7/1) kemarin saat agenda pemeriksaan Anas. Kepolisian ketika itu tidak hanya menurunkan personilnya tapi juga kendaraan taktis jenis baracuda, water cannon dan mobil pembawa kawat berduri.

Namun Tri mengaku belum mendapat informasi soal kemungkinan unjuk rasa yang dilakukan pendukung ketua umum Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia tersebut.

"Sampai saat ini kami belum menerima informasi adanya kegiatan tersebut," tambahnya.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya