Berita

anas urbaningrum/net

Anas Urbaningrum: Yang Selalu Benar Itu hanya Tuhan

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 11:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kerja sama mutlak dilakukan oleh umat manusia dalam mencari kebenaran dan keadilan. Kerja sama ini penting karena manusia punya sifat benar dan salah.

Penegasan itu disampaikan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam jumpa pers di markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Duren Sawit, Jakarta Timur, pagi ini (Jumat, 10/1).

"Tidak ada pemegang kebenaran tunggal, tidak ada manusia yang selalu benar. Manusia itu, sifat dasarnya alpa dan salah. Maka harus dibuka kemungkinan kerja sama untuk menemukan kebenaran itu seperti apa," tegas Anas.


"Jadi tidak boleh ada lembaga, dinisbatkan kepadanya selalu benar. Yang selalu benar itu hanya Tuhan. Yang saya tahu, nabi yang maksum, itu pernah ditegur Tuhan. Jadi mari kita kerja menemukan keadilan dan kebenaran. Setiap kita punya potensi benar dan salah," sambung Anas, tersangka kasus Hambalang ini.

Karena itu, Anas menambahkan, dia siap bekerja sama dengan KPK untuk menemukan keadilan dan kebenaran, terutama mengusut kasus gratifikasi mobil Harrier dari proyek Hambalang atau proyek-proyek lain, seperti disangkakan KPK kepadanya.

Namun, Anas mengaku tidak mengerti apa yang dimaksud dengan proyek-proyek lain tersebut. Makanya dia menunggu penjelasan dari KPK. "Penjelasan KPK ini penting, bukan hanya buat saya, buat penasihat hukum saya, tapi demi profesionalisme KPK," tandasnya.

Hari ini, KPK mengagendakan pemeriksaan Anas sebagai tersangka kasus Hambalang. Ini adalah pemanggilan ketiga setelah dua kali mangkir. KPK sendiri sudah mengancam akan menjemput paksa, kalau Anas kembali mangkir. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya