Berita

anas urbaningrum

Selangkah Lagi, Ibas Yudhoyono akan Diperiksa KPK?

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 00:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak lama lagi Edhie Baskoro Yudhoyono diperkirakan akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus-kasus korupsi dan suap yang menyerempet sejumlah petinggi dan fungsionaris Partai Demokrat.

Inilah salah satu topik hangat yang dibicarakan di kalangan politisi menjelang pemeriksaan mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hari Jumat pagi (10/1).

Sulit membayangkan Anas Urbaningrum tidak berbicara apa adanya mengenai semua tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya.


Dan bila menyangkut semua tuduhan-tuduhan itu, juga sulit membayangkan Anas tidak akan menyebut nama Ibas. Apalagi bila secara khusus Anas Urbaningrum ditanya tentang adakah aliran uang Hambalang ke Kongres Partai Demokrat bulan Mei 2010.

Anas kerap mengatakan, bahwa kasus Hambalang ibarat hutan. Bila KPK ingin bertindak adil, maka setiap sudut dari hutan itu harus diperiksa. Jangan hanya salah satu sudut saja.

Bila diduga ada aliran dana dari Hambalang mengalir ke Kongres, maka semua pihak yang memiliki peranan penting dalam Kongres harus diperiksa demi mengetahui duduk persoalan sebenarnya.

Di dalam struktur kepanitiaan Kongres itu, SBY bertindak sebagai penanggung jawab Kongres. Sementara Ibas sebagai steering committee.

Menurut hemat Anas, semua yang memiliki peran penting harus diperiksa. Tanpa itu, KPK akan sulit menemukan kebenaran sejati.

Di sisi lain, bila Anas memang dianggap sebagai tokoh yang paling berpengaruh di dalam kasus ini, maka cerita mengenai peranan SBY dan Ibas Yudhoyono pun seharusnya dipertimbangkan KPK.

Dan bila nama Ibas Yudhoyono keluar dari mulut Anas, maka sudah sepatutnya Ibas akan mendapatkan giliran berikutnya untuk diperiksa KPK. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya