Berita

anas urbaningrum/net

Hukum

KPK Libatkan Brimob Jemput Paksa Anas

RABU, 08 JANUARI 2014 | 20:21 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menjemput paksa bekas Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, apabila kembali mangkir dari jadwal pemeriksaan Jumat lusa (10/1).

"Kita tunggu saja. Tapi kalau sampai sore sudah ada indikasi tidak hadir, tentu akan ada upaya paksa," kata dia di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (8/1).

Pemeriksaan tersangka kasus proyek Hambalang itu, Jumat mendatang adalah kali ketiga. Anas sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaannya sebagai tersangka. Pertama, 31 Juli 2013 dan paling anyar, Selasa kemarin (7/1). Jika memang jemput paksa dilakukan, KPK juga akan melibatkan pasukan Brimob Polri dalam melakukan penjemputan paksa.


"Jadi tergantung bagaimana kooperatif tidaknya si tersangka. Kalau kooperatif, penyidik melakukan jemput paksa tanpa pengawalan. Kalau tidak kooperatif dan melakukan perlawanan biasanya diback-up pihak kepolisian," terang Johan.

Diluar itu, Johan Budi mengatakan dirinya masih berpikir positif. Dia masih berharap mantan ketua umum PB HMI itu memenuhi panggilan pemeriksaannya.

"Saya ini masih berpositif thinking Anas sebagai warga negara akan memenuhi panggilan nanti. Jadi kita tidak boleh ada kesimpulan atau asumsi Anas bakal tidak hadir Jumat nanti," demikian Johan Budi. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya