Berita

foto: net

Hukum

Chairun Nisa Siapkan Perlawanan ke Jaksa KPK

RABU, 08 JANUARI 2014 | 13:07 WIB | LAPORAN:

Terdakwa suap sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Chairun Nisa, memutuskan untuk melawan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi Partai Golkar itu bersama penasihat hukumnya akan mengajukan permohonan agar pengadilan menolak perkara yang diajukan oleh penggugat atau eksepsi atas dakwaan yang dilontarkan Jaksa KPK.

Wanita yang didakwa menjadi perantara suap eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Moctar itu mengaku paham akan surat dakwaan yang dibacakan bergantian oleh Jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/1). Sidang tersebut berlangsung hampir 30 menit.


"Setelah kami membaca dakwaan Penuntut Umum, kami memutuskan akan ajukan eksepsi," kata penngacara Nisa, Susilo, sebelum sidang ditutup.

Pihaknya, kata dia lagi, meminta waktu kepada majelis hakim guna menyusun nota keberatan sampai hari Senin pekan mendatang (13/1). Sementara itu, penuntut umum juga menyatakan kesiapannya kepada majelis hakim untuk menanggapi eksepsi yang diajukan kubu Nisa. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya