Peserta Konvensi Capres Demokrat Ali Masykur Musa tak risau disebut elektabilitasnya rendah oleh lembaga survei. Cak Ali, demikian ia disapa, menegaskan hasil survei tak mengganggu kerja-kerja politiknya untuk bisa lebih dekat dengan rakyat kalangan bawah.
"Saya berterimakasih kalau ada yang menilai elektabilitas saya rendah. Namun izinkan saya juga menyampaikan bahwa strategi yang kita lakukan adalah grass root. Tidak glamour. Sesuai latar belakang saya dari NU," ujar Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) itu kepada wartawan usai memberi pidato di Kantor Sekretariat Konvensi di Jalan Pati Unus No 75 Jakarta Selatan (Selasa, 7/1).
Cak Ali menyatakan hasil survei bukan akhir segalanya. Hasil survei justru mendorong dirinya untuk lebih giat lagi melakukan kerja-kerja politik yang nyata. Cak Ali sama sekali tidak kuatir karena peluang keterpilihan semua capres yang ada saat ini, termasuk dirinya, masih sama.
"Saya yakin masih ada peluang," tekannya.
Cak Ali mengungkapkan salah satu strategi kampanye yang dilakukannya adalah membangun komunikasi terus menerus dengan keluarga besar NU, yang saat ini jumlahnya 40% dari seluruh rakyat Indonesia. Sebagai kader NU tulen, anggota BPK RI itu yakni orang NU pasti memilihnya di Pilpres mendatang.
"Saya juga incar pemilih pemula. Masih ada waktu untuk menggarap mereka," imbuhnya.
Strategi lainnya, Cak Ali mengatakan akan menyasar masyarakat lintas agama.
"Sejauh ini tidak ada ganjalan, insya Allah cair," pungkasnya.
[dem]