Berita

artidjo alkostar/net

'Pembunuh' Koruptor, hanya Hakim Agung Artidjo Alkostar yang Bisa Imbangi Jokowi

SELASA, 07 JANUARI 2014 | 18:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai-partai politik saat ini dinilai gamang dan kehilangan kepercayaan diri dengan jagonya masing-masing menyusul moncernya elektabilitas Joko Widodo, berdasarkan hampir semua temuan lembaga survei.

Bahkan bisik-bisik di antara elit partai, mereka sudah sepakat bagaimana caranya agar bisa menjadi calon wakil presiden, pasangan Jokowi, sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta itu, pada Pilpres 2014 mendatang.

"Bisa-bisa Pemilu Presiden 2014, tidak ada calon yang berani maju melawan Jokowi," jelas Board of Advisors CSIS, Jeffrie Geovanie, (Selasa, 7/1).


Padahal, menurut Jeffrie, kalau mau kreatif, seharusnya partai-partai berani mengajukan capres alternatif seperti Artidjo Alkostar. Figur Hakim Agung itu jelas sudah teruji hidup lurus dan jujur.

"Bukankah saat ini masyarakat merindukan figur seperti itu," sambung founder The Indonesia Institute ini.

"Kita tunggu saja adakah partai yang berani mencapreskan Artidjo Alkostar. Kalau ada yang berani, maka partai tersebut akan melejit suaranya di Pemilu 2014," demikian Jeffrie.

Artidjo Alkostar selama ini dikenal sebagai Hakim Agung yang sangat tegas dalam memutus kasus-kasus, utamanya terkara korupsi, di tingkat kasasi. Salah satunya, bersama MS Lumme dan Mohammad Askin, Artidjo memperberat hukuman Angelina Sondakh dari 4 tahun 6 bulan menjadi 12 tahun penjara.

Karena itu tak ayal, di kalangan koruptor, Artidjo dikenal sebagai hakim killer kala menangani perkara tingkat kasasi. "Karena putusannya pasti bertambah,” jelas mantan terpidana kasus suap cek pelawat, Agus Condro, kepada sebuah media. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya